Home Daerah Peninjauan Lokasi Tandai Proses Awal Pembentukan Kantor Imigrasi Tana Toraja

Peninjauan Lokasi Tandai Proses Awal Pembentukan Kantor Imigrasi Tana Toraja

REPLIKNEWS, TANA TORAJA - Kantor Imigrasi akan dibangun di Kabupaten Tana Toraja. Hal itu ditandai dengan peninjauan lokasi oleh jajaran Kantor Wilayah Imigrasi Sulawesi Selatan bersama Pemda Tana Toraja. 

Sebelum turun ke lapangan, rombongan Kanwil Imigrasi Sulsel terlebih dahulu melakukan audiensi dengan Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, Rabu (04/03/2026). 

Dalam pertemuan itu, Bupati Zadrak menegaskan bahwa pembentukan Kantor Imigrasi di Tana Toraja merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang keimigrasian.

"Daerah kita merupakan destinasi wisata internasional, sehingga sudah saatnya memiliki unit pelayanan imigrasi sendiri untuk memudahkan masyarakat maupun wisatawan mancanegara," ujar Bupati. 

Selama ini, masyarakat Tana Toraja harus keluar daerah untuk mengurus paspor maupun dokumen keimigrasian lainnya. Kondisi tersebut dinilai kurang efektif, baik dari sisi waktu maupun biaya.

Dengan hadirnya kantor imigrasi di daerah yang dikenal sebagai Bumi Lakipadada ini, pelayanan diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, dan mudah dijangkau.

Tak hanya soal pelayanan, Bupati juga menekankan pentingnya fungsi pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing yang berkunjung ke Tana Toraja.

"Kehadiran Kantor Imigrasi bukan hanya mempermudah pengurusan dokumen, tetapi juga memperkuat pengawasan terhadap orang asing," jelasnya. 

"Ini penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata kita," tegasnya. 

Pemkab Tana Toraja menyatakan siap bersinergi dan mendukung penuh proses pembentukan kantor tersebut, mulai dari penyediaan lahan hingga tahapan administrasi yang dibutuhkan. 

Pemerintah daerah berharap, realisasi pembangunan Kantor Imigrasi dapat segera terwujud demi mendorong pelayanan publik yang prima serta menopang pertumbuhan pariwisata di Tana Toraja. (*) 

Editor       : Redaksi